Jumat , 20 Oktober 2017
Home / BERITA / Laju Inflasi di Kabupaten Bone Januari-September 2017

Laju Inflasi di Kabupaten Bone Januari-September 2017

Laporan ini menunjukkan Laju Inflasi (kenaikan harga) di Kabupaten Bone kurun waktu, mulai Januari s.d September 2017. Data ini berdasarkan sumber data Badan Pusat Statistik Kabupaten Bone.

Untuk mengetahui Perkembangan Inflasi di Kabupaten Bone JANUARI-SEPTEMBER TAHUN 2017 yang dirilis pada Selasa 3 Oktober 2017 (BUKA DI SINI)

Inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (continue) berkaitan dengan mekanisme pasar yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain, konsumsi masyarakat yang meningkat, berlebihnya likuiditas di pasar yang memicu konsumsi atau bahkan spekulasi, sampai termasuk juga akibat adanya ketidaklancaran distribusi barang.

Dengan kata lain, inflasi juga merupakan proses menurunnya nilai mata uang secara kontinu. Inflasi adalah proses dari suatu peristiwa, bukan tinggi-rendahnya tingkat harga. Artinya, tingkat harga yang dianggap tinggi belum tentu menunjukan inflasi.

Inflasi adalah indikator untuk melihat tingkat perubahan, dan dianggap terjadi jika proses kenaikan harga berlangsung secara terus-menerus dan saling pengaruh-memengaruhi. Istilah inflasi juga digunakan untuk mengartikan peningkatan persediaan uang yang kadangkala dilihat sebagai penyebab meningkatnya harga.

Inflasi dapat digolongkan menjadi empat golongan, yaitu inflasi ringan, sedang, berat, dan hiperinflasi. Inflasi ringan terjadi apabila kenaikan harga berada di bawah angka 10% setahun; inflasi sedang antara 10%—30% setahun; berat antara 30%—100% setahun; dan hiperinflasi atau inflasi tak terkendali terjadi apabila kenaikan harga berada di atas 100% setahun